-->
ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00-IDBLANTER.COM
ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00
BLANTERWISDOM105

Review Series Drama Ratu Drama

Sunday, November 6, 2022

 

Web series Indonesia dengan konsep cerita yang segar dengan menggambarkan dunia industri sinetron dan lika-liku yang dialami oleh pekerjanya.


Beberapa waktu sebelum postingan ini dipublish, artis kenamaan Indonesia Cinta Laura Kiehl mengupload foto di Instagram yang disertai caption soal betapa kerasnya perjuangan para pelaku industri sinema baik yang di depan maupun belakang layar untuk bisa memberikan yang terbaik kepada pemirsa. Paling disorot adalah jam kerja atau syuting yang bisa mencapai 18 jam sehari, sehingga hal tersebut menyebabkan kondisi Cinta down dan harus dirawat di rumah sakit. Postingan tersebut diamini oleh sesama pelaku industri khususnya para aktor di kolom komentar postingan, Diketahui, Cinta baru saja menyelesaikan project untuk sebuah series yang akan tayang di platform OTT, dimana tayangannya masih di kisaran satu atau dua digit belasan episode. Untuk web series saja seperti demkian, can we think bagaimana yang dirasakan oleh pelaku industri sinetron? Dengan tayangan stripping setiap hari apalagi jika sukses akan terus berlanjut sampai beratus episode. Hal tersebut menjadi keresahan sutradara Aco Tenriyagelli sehingga lahirlah web series Drama Ratu Drama ini.

Mengisahkan Navara Juliette (Enzy Storia) atau yang biasa dipanggil Ijul, seorang aktris sinetron spesialis pemeran antagonis. Bakat dan karirnya menurut berkat ayah dan ibunya yang dulu adalah aktor sinetron juga. Ijul begitu dicintai sekaligus dibenci banyak orang berkat peran-peran antagonisnya. Suatu hari, karena ingin merubah imej, Ijul yang di kehidupan nyata sifatnya sangat berkebalikan dengan peran-perannya di sinetron mencoba untuk ikut casting sinetron Kau Hilang Ku Healing (KHKH). Namun produser justru lebih memilih Amelie (Rachel Amanda) sebagai pemeran utama atau karakter protagonis yang juga memang sudah melekat padanya, dan Ijul justu kembali mendapat peran kedua atau sebagai antagonis.

Konsep series Drama Ratu Drama amat menarik karena penonton akan mendapat dua cerita dalam satu tontonan, yaitu cerita sinetron KHKH dan cerita Drama Ratu Drama. Elemen tayangan KHKH di Drama Ratu Drama juga tidak hanya sebatas pada menampilkan adegan syuting dan penayangan sinetronnya, namun proses dibalik pembuatan KHKH juga dikulik sedetail mungkin. Beruntunglah karena sutradara Aco Tenriyagelli dulunya pernah begitu dekat dengan lingkungan sinetron, karena prosesi ayahnya sebagai sutradara sinetron dan membuatnya pernah terjun dan melihat langsung proses sinteron . 

Series adaptasi dari novel Storial.co berjudul Sweethert of Nobody karya Santi Susilowati ini, menampilkan potret lika-liku seniman sinetron tidak hanya dari sisi aktor tapi juga dari kru utama dan kru kecil, juga petinggi-petingginya seperti produser selaku pemegang dana dan kebijakan serta  sutradara yang walaupun pengarah dalam proses syuting namun tetap tidak berdaya juga bila berurusan dengan orang-orang diatasnya.

Menengok judulnya, series ini tentu lebih berfokus pada Ijul dan kesehariannya baik di lokasi syuting maupun saat di rumah bersama sang ayah, Yuliardi (Yayu Unru). Ia begitu obsesi agar anaknya mampu mengikuti jejak sang mama yang dulu tersohor berkat piala-piala penghargaan sebagai aktris terbaik. Hal itulah yang juga menjadi motivasi Ijul untuk semaksimal mungkin memberi yang terbaik pada aktingnya. Karakter Ijul disini memang baik dan bertolak belakang dengan perannya di sinetron. Ia berusaha untuk tampil apa adanya dan ramah ke semua orang, termasuk saat di lokasi syuting. Namun seiring cerita mulai mengarah pada porsi drama yang di tiga episode awal masih didominasi oleh lelucon dan senang-senang karena konsep sinetronnya, lambat laun babak drama yang tampil justru membuat karakter Ijul seperti jalan di tempat, naif, dan kurang bergejolak. 

Menjadi tugas bagi Enzy untuk bisa menciptakan beberapa layer bagi karakternya di sinetron dan sebagai Ijul yang berhasil dibawakannya dengan baik, namun sebagai Ijul karakternya sering terlihat annoying terutama di babak kedua, walaupun penonton diiperlihatkan motivasi yang menyertai dari sikap-sikapnya. Hal itu berdampak pada babak terakhir yang melepas suara hati Ijul dengan tiba-tiba. Untungnya Enzy tampil meyakinkan berlakon adegan di panggung tersebut meskipun proses karakternya minim gejolak dari dalam diri Iju sendiril.



Web series Indonesia dengan konsep cerita yang segar dengan menggambarkan dunia industri sinetron dan lika-liku yang dialami oleh pekerjanya.


Selain nama-nama aktor di atas, Drama Ratu Drama juga dibitangi oleh sederet aktor lain seperti Teuku Rifu Wikana, Randy Danistha, Bukie B.Mansyur, Ibrahim Risyad, dan Chandra Pitok. Dua nama terakhir dalam perjalanan web series ini juga turut menjadi karakter yang menyebalkan dan baru benar-benar berprogres pada babak akhir. Karakter Lex (Ibrahim Risyad) misalnya yang berperan sebagai produser sekaligus anak dari Papi Louis (Candra Pitok), si pemilik production house. Duo ayah-anak ini masing-masing diberi karakter yang sangat pity dan sangat antagonis. Sang anak ingin agar kehidupan syuting dapat berjalan secara sehat mulai dari segi waktu, honor, dan teknis sinetron seperti cerita dan lainnya. Sang ayah yang money oriented tentu saja menentang keras SEGALA apa yang disarankan anaknya. Papi Louis dalam hal ini benar-benar tampil hanya untuk menjadi antagonis dengan satu motif yaiitu uang, Meskipun di luar lokasi syuting alias di rumah mereka, karakter Louis dan Lex pun masih sama, sehingga sedikit sekali simpati pada mereka sampai akhir cerita. 

Hal sama juga terjadi para Bukie B.Mansyur yang beperan sebagai Julian, lawan main Ijul dan Amelie dalam sinetron KHKH. Di awal cerita, porsinya tampil lumayan banyak yang juga mengisi posisi sebagai love interest bagi Ijul dan Amelie, namun karakternya hilang begitu saja dan semakin terpinggir begitu latar belakang Julian mulai terkuak sehingga menimbulkan drama baru bagi Ijul.

Penggambaran dunia dan lika liku sinetron dalam Drama Ratu Drama tetaplah patut untuk diberi atensi dan disimak. Meteri cerita yang dekat dengan sutradara Aco, membuatnya mampu mengeksplorasi ke segala lini dalam hal persinetronan, mulai dari penggambaran cerita dan karakter yang over the top, ritme kerja yang bisa dari pagi ketemu pagi, profit oriented, kejar waktu dan tayang untuk skenario dan kebutuhan stasiun TV, pencitraan aktor-aktornya dan masalah honor yang tidak imbang antara pemain dengan kru. Series ini bisa saja menjadi kritik untuk industri persinemaan, baik film, sinetron dan series. 

Sstu juga yang paling menarik adalah keberanian untuk menyenggol para aktor yang bisa saja serupa dengan penggambaran di Drama Ratu Drama. Enzy Storia sebagai Ijul yang karakternya polos, apa adanya dan penuh perhatian, namun karena citra yang dibentuk industri membuat ia lebih dikenal sebagai antagonis, dan Rachel Amanda sebagai Amelie yang aslinya manipulatif, sombong, dan penuh kedengkian justru berhasil tertutupi dengan imejnya dalam sinetron yang selalu berperan protagonis. Pemilihan Enzy dan Amanda terhitung cerdas karena seperti yang kita tahu, keduanya identik dengan karakter KHKH saat masih berada di industri sinetron, terutama Amanda yang memulai karirnya sejak anak-anak. Kualitas mereka berdua layak diberi apresiasi lebih dalam nominasi pemeran series terbaik, khususnya Amanda yang berani out from comfort zone dengan menjadi gadis rebel disertai ucapan dan gestur tubuh kasar yang dibawakan dengan totalitas.

Diluar beberapa catatan terkait karakter dan alurnya yang kurang on fire di babak pertengahan, Drama Ratu Drama masih berstatus sebagai sajian unggul. Konsepnya yang segar dengan membawa tayangan sinetron ke format OTT patut menjadi atensi oleh kita yang ingin mendapat penggambaran seperti apa industri opera sabun bekerja dari lingkup paling atas sampai di area di kru kecil. Sesuai judulnya, Drama Ratu Drama juga mampu mengeksplor karakter Navara Juliette berikut motivasinya walaupun pembangunan karakter Ijul terasa goyah di tengah cerita dan cenderung annoying. Salut untuk kerja keras Aco Tenriyagelli sebagai sutradara yang berani membawa karya yang sekaligus dapat menjadi bahan refleksi khususnya bagi pelaku industri terkait. Series ini dapat disaksikan di aplikasi Vidio dengan total 8 epsiode.



8,5/10

Share This :

0 comments